Lifestyle

Informasi:

Ini merupakan blog yang berisi artikel tentang memajukan Islam, mari bersatu, hindari perpecahan, Jadikan Islam sebagai Penguasa dunia dalam bisnis, pemerintahan dan semua sendi kehidupan

Tampilkan postingan dengan label TAUHID. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TAUHID. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Januari 2013

Bahaya Kesesatan Faham Liberal


Liberal hanyalah bentuk lain dari sekulerisme yang dibangun di atas sikap berpaling dari syari’at Allah Subhanahu wa Ta’ala , kufur kepada ajaran dan petunjuk Allah dan rasulNya n serta menghalangi manusia dari jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Juga memerangi orang-orang sholih dan memotivasi orang berbuat kemungkaran, kesesatan pemikiran dan kebejatan moral manusia dibawah slogan kebebasan yang semu. Sebuah kebebasan yang hakekatnya adalah mentaati dan menyembah syeitan.

Dengan demikian, liberalisme merupakan sisi lain dari sekulerisme, yaitu memisahkan dari agama dan membolehkan lepas dari ketentuan agama. Sehingga asas ini memberikan kebebasan kepada manusia untuk berbuat, berkata, berkeyakinan, dan berhukum sesukanya tanpa dibatasi oleh syari’at Allah. Manusia menjadi tuhan untuk dirinya dan penyembah hawa nafsunya. Manusia terbebas dari hukum, dan tidak diperintahkan mengikuti ajaran Ilahi. Padahal Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ لَا شَرِيكَ لَهُ ۖ وَبِذَٰلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ

Katakanlah: “Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam, tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)”. [al-An’âm/6:162-163]

Pemikiran Liberal masuk ke dalam tubuh kaum muslimin melalui para penjajah kolonial. Kemudian disambut orang-orang yang terperangah dengan modernisasi Eropa waktu itu. Muncullah dalam tubuh kaum muslimin madrasah al-Ishlahiyah (aliran reformis) dan madrasah at-tajdîd (aliran pembaharu) serta al-’Ashraniyûn (aliran modernis) yang berusaha menggandengkan Islam dengan liberal ditambah dengan banyaknya pelajar muslim yang dibina para orientalis di negara-negara Eropa.

Sebenarnya hakekat usaha mereka ini adalah mengajak kaum muslimin untuk mengikuti ajaran dan pola pemikiran Barat (westernisasi) dan menghilangkan aqidah Islam dari tubuh kaum muslimin serta memberikan jalan kemudahan kepada musuh-musuh Islam dalam menghancurkan kaum muslimin.

Karena itu seorang orientalis bernama Gibb menyatakan: “Reformasi adalah program utama dari liberalisme Barat. Kita tinggal menunggu saja semoga orientasi tersebut dari kalangan reformis bisa menjadi semacam managerial modern untuk menggali nilai-nilai liberalisme dan humanisme”.[Menjawab Modernisasi Islam hal 178]

Tidak sedikit pembatal-pembatal ke-Islaman yang terkandung dalam arus ideologi yang satu ini. Diantaranya:

1. Kekufuran
2. Berhukum dengan selain hukum Allah Subhanahu wa Ta’ala .
3. Menghilangkan aqidah al-Wala dan bara’.
4. Menghapus banyak sekali ajaran dan hokum Islam.

Sehingga para ulama menghukuminya sebagai kekufuran sebagaimana tertuang dalam fatwa ulama yang dimuat dalam Harian al-Jazirah, edisi Selasa tanggal 11 Jumada Akhir tahun 1428 H.

ASAS PEMIKIRAN LIBERAL
Secara umum asas liberalisme ada tiga. Yaitu kebebasan, individualisme, rasionalis (‘aqlani, mendewakan akal).

Asas Pertama, Kebebasan : Yang dimaksud dengan asas ini, ialah setiap individu bebas melakukan perbuatan. Negara tak memiliki hak mengatur. Perbuatan itu hanya dibatasi oleh undang-undang yang dibuat sendiri, dan tidak terikat dengan aturan agama. Dengan demikian, liberalisme merupakan sisi lain dari sekulerisme, yaitu memisahkan dari agama dan membolehkan lepas dari ketentuan agama. Sehingga asas ini memberikan kebebasan kepada manusia untuk berbuat, berkata, berkeyakinan, dan berhukum sesukanya tanpa dibatasi oleh syari’at Allah.

Manusia menjadi tuhan untuk dirinya dan penyembah hawa nafsunya. Manusia terbebas dari hukum, dan tidak diperintahkan mengikuti ajaran Ilahi. Padahal Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ لَا شَرِيكَ لَهُ ۖ وَبِذَٰلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ

Katakanlah: “Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam, tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)”. [al-An’âm/6:162-163]

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

ثُمَّ جَعَلْنَاكَ عَلَىٰ شَرِيعَةٍ مِّنَ الْأَمْرِ فَاتَّبِعْهَا وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَ الَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ

Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan agama itu, maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui. [al-Jâtsiyah/45:18].[4]

Asas Kedua, Individualism (al-fardiyah) : Dalam hal ini meliputi dua pengertian.

Pertama, dalam pengertian ananiyah (keakuan) dan cinta diri sendiri. Pengertian inilah yang menguasai pemikiran masyarakat Eropa sejak masa kebangkitannya hingga abad ke-20 Masehi. Kedua, dalam pengertian kemerdekaan pribadi. Ini merupakan pemahaman baru dalam agama Liberal yang dikenal dengan pragmatisme.

Asas ketiga, yaitu rasionalisme (aqlaniyyun, mendewakan akal). Dalam artian akal bebas dalam mengetahui dan mencapai kemaslahatan dan kemanfaatan tanpa butuh kepada kekuatan diluarnya.

Hal ini dapat tampak dari hal-hal berikut ini:

1. Kebebasan adalah hak-hak yang dibangun diatas dasar materi bukan perkara diluar materi yang dapat disaksikan (abstrak). Dan cara mengetahuinya adalah dengan akal, panca indera dan percobaan.

2. Negara dijauhkan dari semua yang berhubungan dengan keyakinan agama, karena kebebasan menuntut tidak adanya satu yang pasti dan yakin; karena tidak mungkin mencapai hakekat sesuatu kecuali dengan perantara akal dari hasil percobaan yang ada. Sehingga –enurut mereka- manusia sebelum melakukan percobaan tidak mengetahui apa-apa sehingga tidak mampu untuk memastikan sesuatu. Ini dinamakan ideology toleransi (Mabda’ at-Tasâmuh). Hakekatnya adalah menghilangkan komitmen agama, karena ia memberikan manusia hak untuk berkeyakinan semaunya dan menampakkannya serta tidak boleh mengkafirkannya walaupun ia seorang mulhid (menentang Allah dan RasulNya).

Ini jelas dibuat oleh akal yang hanya beriman kepada perkara kasat mata. Sehingga menganggap agama itu tidak ilmiyah dan tidak dapat dijadikan sumber ilmu. Ta’alallahu ‘Amma Yaquluna ‘Uluwaan kabiran (Maha Tinggi Allah dari yang mereka ucapkan).

3. Undang-undang yang mengatur kebebasan ini dari tergelicir dalam kerusakan –versi seluruh kelompok liberal – adalah undangundang buatan manusia yang bersandar kepada akal yang merdeka dan jauh dari syari’at Allah. Sumber hukum mereka dalam undang-undang dan individu adalah akal.

ISLAM DAN LIBERAL

Dari pemaparan diatas jelaslah bahwa Liberal hanyalah bentuk lain dari sekulerisme yang dibangun di atas sikap berpaling dari syari’at Allah Subhanahu wa Ta’ala , kufur kepada ajaran dan petunjuk Allah dan rasulNya n serta menghalangi manusia dari jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Juga memerangi orang-orang sholih dan memotivasi orang berbuat kemungkaran, kesesatan pemikiran dan kebejatan moral manusia dibawah slogan kebebasan yang semu. Sebuah kebebasan yang hakekatnya adalah mentaati dan menyembah syeitan.

Demikianlah nilai-nilai dan pemahaman liberal masuk ke dalam tubuh kaum muslimin. Kita berlindung kepada Allah l darinya dan dari semua penyeru ajaran ini.

Minggu, 06 Januari 2013

Keberadaan Allah Swt

 
Ada jutaan orang yang mengatur lalu lintas jalan raya, laut, dan udara. Mercusuar sebagai penunjuk arah di bangun, demikian pula lampu merah dan radar. Menara kontrol bandara mengatur lalu lintas laut dan udara. Sementara tiap kendaraan ada pengemudinya. Bahkan untuk pesawat terbang ada Pilot dan Co-pilot, sementara di kapal laut ada Kapten, juru mudi, dan lain-lain. Toh, ribuan kecelakaan selalu terjadi di darat, laut, dan udara. Meski ada yang mengatur, tetap terjadi kecelakaan lalu lintas.

Sebaliknya, bumi, matahari, bulan, bintang, dan lain-lain selalu beredar selama milyaran tahun lebih (umur bumi diperkirakan sekitar 4,5 milyar tahun) tanpa ada tabrakan. Selama milyaran tahun, tidak pernah bumi menabrak bulan, atau bulan menabrak matahari. Padahal tidak ada rambu-rambu jalan, polisi, atau pun pilot yang mengendarai. Tanpa ada Tuhan yang Maha Mengatur, tidak mungkin semua itu terjadi. Semua itu terjadi karena adanya Tuhan yang Maha Pengatur. Allah yang telah menetapkan tempat-tempat perjalanan (orbit) bagi masing-masing benda tersebut. Jika kita sungguh-sungguh memikirkan hal ini, tentu kita yakin bahwa Tuhan itu ada.
14 Abad lalu tidak diketahui milyaran benda-benda langit memiliki jalur masing-masing, Allah SWT Berfirman artinya :

Tidaklah mungkin bagi MATAHARI mendapatkan BULAN dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada GARIS edarnya.[Yaa Siin:40]

Sungguhnya orang-orang yang memikirkan alam, insya Allah akan yakin akan eksistensi KEBESARAN Allah :

Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas Arsy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan (mu) dengan Tuhanmu. [Ar Rad:2]

Selasa, 18 Desember 2012

HARAMNYA MERAMAL 2012 TAHUN TERAKHIR

( AQIDAH ) HARAMNYA MERAMAL 2012 TAHUN TERAKHIR - Banyak manusia berulang kali percaya akan prediksi hari kiamat akan terjadi pada hari tertentu yang diramal oleh para peramal. Tahun 2012 ini, semua ingat bahwa banyak peramal yang memprediksi akan terjadi kiamat pada tahun ini, yaitu pada Jum'at, 21 Desember. Para ulama Islam juga telah berulang kali menjelaskan kepada manusia akan bohongnya ramalan semacam ini. Prediksi hari kiamat akan terjadi pada 21 Desember 2012, dibantah keras oleh para ulama Muslim. Mengatakan bahwa hal tersebut adalah kebohongan yang besar, dan mengkritik media-media yang berperan dalam menyebarkan isu ini.

Dalam Islam, meyakini akan adanya hari akhir atau kiamat adalah salah satu rukun iman yang harus diyakini oleh setiap Muslim. Tetapi, waktu kapan terjadinya tidak ada yang mengetahui kecuali Allah Subhanahu wa Ta'ala.

"Tidak ada yang tahu tentang kapan tepatnya waktu dan tanggal hari kiamat," ujar Qari Muhammad Hanif Jalandhri , kata seorang pejabat tinggi di Wafaq al-Madaris Pakistan, federasi seminar Islam terbesar di seluruh dunia, kepada harian Pakistan The News, pada Ahad (16/12/2012).

"Allah Subhanahu wa Ta'ala menyimpan rahasia ilmu tentang ini (hari kiamat) dan kekhususan (ilmu yang hanya Dia yang mengetahuinya -red) untuk diriNya sendiri."

Teks yang ditulis di atas batu oleh suku Maya mengatakan bahwa kiamat akan terjadi pada 21 Desember 2012. Prediksi ini banyak menyesatkan manusia. Para ulama menganggapnya adalah kebohongan yang sangat besar, karena telah berani memprediksi sesuatu yang hanya Rabb semesta alam yang mengetahuinya.

Tetapi yang diketahui adalah tanda-tanda yang terjadi sebelum datangnya hari kiamat yang telah disampaikan oleh Rasulullah Muhammad shalallahu 'alaihi wa sallam.

"Nabi kita Muhammad (shalallahu 'alaihi wa sallam) telah memberitahu kita tentang tanda-tanda peringatan sebelum hari kiamat dan beberapa hal yang belum terjadi," kata Jalandhri.

"Jadi, prediksi apapun semacam itu adalah tidak berdasar dan sia-sia."

Hari kiamat adalah sesuatu yang pasti terjadi, tetapi kapan terjadinya tidak ada yang mengetahui kecuali Allah yang Maha Esa. Bagi setiap Muslim, hal tersebut tidak ada keraguan padanya, dan hal terpenting adalah mempersiapkan diri untuk menghadapi hari akhir
ayat tentang kiamat
 
Banyak manusia berulang kali percaya akan prediksi hari kiamat akan terjadi pada hari tertentu yang diramal oleh para peramal. Tahun 2012 ini, semua ingat bahwa banyak peramal yang memprediksi akan terjadi kiamat pada tahun ini, yaitu pada Jum'at, 21 Desember. Para ulama Islam juga telah berulang kali menjelaskan kepada manusia akan bohongnya ramalan semacam ini. Prediksi hari kiamat akan terjadi pada 21 Desember 2012, dibantah keras oleh para ulama Muslim. Mengatakan bahwa hal tersebut adalah kebohongan yang besar, dan mengkritik media-media yang berperan dalam menyebarkan isu ini.

Dalam Islam, meyakini akan adanya hari akhir atau kiamat adalah salah satu rukun iman yang harus diyakini oleh setiap Muslim. Tetapi, waktu kapan terjadinya tidak ada yang mengetahui kecuali Allah Subhanahu wa Ta'ala.

"Tidak ada yang tahu tentang kapan tepatnya waktu dan tanggal hari kiamat," ujar Qari Muhammad Hani
f Jalandhri , kata seorang pejabat tinggi di Wafaq al-Madaris Pakistan, federasi seminar Islam terbesar di seluruh dunia, kepada harian Pakistan The News, pada Ahad (16/12/2012).

"Allah Subhanahu wa Ta'ala menyimpan rahasia ilmu tentang ini (hari kiamat) dan kekhususan (ilmu yang hanya Dia yang mengetahuinya -red) untuk diriNya sendiri."

Teks yang ditulis di atas batu oleh suku Maya mengatakan bahwa kiamat akan terjadi pada 21 Desember 2012. Prediksi ini banyak menyesatkan manusia. Para ulama menganggapnya adalah kebohongan yang sangat besar, karena telah berani memprediksi sesuatu yang hanya Rabb semesta alam yang mengetahuinya.

Tetapi yang diketahui adalah tanda-tanda yang terjadi sebelum datangnya hari kiamat yang telah disampaikan oleh Rasulullah Muhammad shalallahu 'alaihi wa sallam.

"Nabi kita Muhammad (shalallahu 'alaihi wa sallam) telah memberitahu kita tentang tanda-tanda peringatan sebelum hari kiamat dan beberapa hal yang belum terjadi," kata Jalandhri.

"Jadi, prediksi apapun semacam itu adalah tidak berdasar dan sia-sia."

Hari kiamat adalah sesuatu yang pasti terjadi, tetapi kapan terjadinya tidak ada yang mengetahui kecuali Allah yang Maha Esa. Bagi setiap Muslim, hal tersebut tidak ada keraguan padanya, dan hal terpenting adalah mempersiapkan diri untuk menghadapi hari akhir

Senin, 03 Desember 2012

PENCIPTAAN KEHIDUPAN YANG SEMPURNA


Tangan Anda yang memegang halaman-halaman buku ini memiliki kemampuan yang tidak bisa disamai oleh tangan robot mana pun. Mata Anda yang membaca baris demi baris buku ini memungkinkan pengliha
tan dengan pusat pandangan yang oleh kamera terbaik di dunia ini pun tidak mampu tercapai.

Oleh sebab itu, kita sampai pada kesimpulan penting ini: seluruh makhluk di alam, termasuk diri kita, merupakan suatu rancangan.

Hal ini, pada gilirannya membuktikan keberadaan Sang Pencipta, Yang merancang semua makhluk dengan kehendak-Nya, memelihara seluruh ciptaan-Nya, dan memiliki kekuasaan dan kebijaksanaan yang mutlak.

Demikianlah, kekuasaan dan keindahan seni Allah dalam menciptakan tanpa cacat tersebut disebutkan di dalam sebuah surat Al Quran sebagai berikut:

Dia-lah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Nama-Nama Yang Paling Baik. Bertasbih kepada-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Surat Al Hasyr : 24)

Kehidupan ini adalah amanah, dimana semuanya bidang kehidupan ada didalam Al Quran dan Sunnah, tanpa ada yang tertinggal. Genggamlah kedua petunjuk tersebut bukan digenggam dipilah-pilah yang dirasakan enak saja, tetapi keseluruhan sesuai peranan kita masing-masing, disanalah akan diminta pertanggungjawabannya kelak, secara sendiri-sendiri.

Foto: ( TAUHID ) PENCIPTAAN KEHIDUPAN YANG SEMPURNA - Tangan Anda yang memegang halaman-halaman buku ini memiliki kemampuan yang tidak bisa disamai oleh tangan robot mana pun. Mata Anda yang membaca baris demi baris buku ini memungkinkan penglihatan dengan pusat pandangan yang oleh kamera terbaik di dunia ini pun tidak mampu tercapai.

Oleh sebab itu, kita sampai pada kesimpulan penting ini: seluruh makhluk di alam, termasuk diri kita, merupakan suatu rancangan. 

Hal ini, pada gilirannya membuktikan keberadaan Sang Pencipta, Yang merancang semua makhluk dengan kehendak-Nya, memelihara seluruh ciptaan-Nya, dan memiliki kekuasaan dan kebijaksanaan yang mutlak.

Demikianlah, kekuasaan dan keindahan seni Allah dalam menciptakan tanpa cacat tersebut disebutkan di dalam sebuah surat Al Quran sebagai berikut:

Dia-lah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Nama-Nama Yang Paling Baik. Bertasbih kepada-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Surat Al Hasyr : 24)

Kehidupan ini adalah amanah, dimana semuanya bidang kehidupan ada didalam Al Quran dan Sunnah, tanpa ada yang tertinggal. Genggamlah kedua petunjuk tersebut bukan digenggam dipilah-pilah yang dirasakan enak saja, tetapi keseluruhan sesuai peranan kita masing-masing, disanalah akan diminta  pertanggungjawabannya kelak, secara sendiri-sendiri.
sempurnanya ciptaanNya

Advertisements!

Copyright @ 2013 DUNIA ISLAM | ARTIKEL MOTIVASI | ARTIKEL ISLAMI. Designed by Templateism | Love for The Globe Press